agus

AWAK MEDIA TERIMA PENYULUHAN BAHASA INDONESIA

Balai Bahasa Kalimantan Tengah menggelar penyuluhan Bahasa Indonesia kepada awak media di wilayah setempat. Kegiatan tersebut berlangsung di Fovere Hotel Palangka Raya mulai 7 sampai dengan 9 Februari 2017. Kepala Balai Bahasa Kalteng Haruddin M.Hum dalam sambutannya mengatakan semua sudah mahir bahasa Indonesia, tapi tingkat kemahiran seseorang dapat dilihat dari tulisan yang dilempar ke masyarakat. “Kalangan awak media mungkin menilai sudah baik dan benar dalam penulisan, sedangkan kalangan ahli bahasa

PENYAIR ATAU PEMUISI?

Suatu sebutan biasanya menunjukkan sesuatu yang acapkali dikerjakan atau dilakukan seseorang. Dengan kata lain, orang yang menggeluti sesuatu biasanya mendapat julukan sesuai dengan bidang apa yang digelutinya tersebut. Orang yang pekerjaannya bertani disebut petani. Orang yang memberikan ceramah disebut penceramah. Orang yang menekuni bisnis disebut pebisnis. Begitu pula dengan orang yang mata pencariannya menghibur orang lain lewat lawakan disebut pelawak. Bagaimana dengan orang yang suka menulis atau mencipta puisi? Memang

Balai Bahasa : 37 Ragam Bahasa Dayak Kalteng Masih Eksis

KBRN, Palangkaraya : Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menemukan setidaknya 37 ragam bahasa Dayak di Provinsi Oloh Itah. Ragam bahasa ini belum termasuk bahasa yang dibawa oleh kaum pendatang dari luar Kalteng seperti bahsa serapan Banjar, Jawa, Sunda, Batak dan sebagainya. Demikian disampaikan salah seorang peneliti Balai Bahasa Kalteng, Basori kepada RRI belum lama ini terkait perkembangan bahasa suku Dayak Kalimantan Tengah . Peneliti bahasa ini menjelaskan bahasa merupakan identitas

Balai Bahasa akan Suluh Dinas dan Biro Pembuat Reklame

BORNEONEWS, Palangka Raya – Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah akan memberi penyuluhan Bahasa Indonesia terhadap Dinas dan Biro Pembuat Reklame. Hal ini diungkapkan Basori, Tenaga Penyuluh pada Balai Bahasa Kalimantan Tengah saat menjadi pembicara dalam Kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi awak media se-Provinsi Kalimantan Tengah di Hotel Fovere Palangka Raya, Kamis (9/3/2017). Ia melanjutkan usai penyuluhan kepada media sejak 7-9 Maret 2017 ink pihaknya akan memberi pelatihan kepada dinas yang

Balai Bahasa Inginkan UKBI menjadi Syarat Penerimaan CPNS

BORNEONEWS, Palangka Raya – Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menginginkan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) menjadi salah satu syarat penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indonesia. Hal ini diungkapkan Haruddin, Kepala Balai Bahasa Kalteng saat membuka Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Awak Media se-Provinsi Kalimantan Tengah sejak tanggal 7 hingga 9 Maret 2017 di Hotel Fovere Palangka Raya. “Saat penerimaan CPNS sebenarnya kita berharap ada UKBI. Ini kebijakan Balai Bahasa,

BAHASA ASING PADA PAPAN NAMA USAHA

Bahasa Indonesia diharapkan dapat menjadi tuan rumah di negara sendiri. Harapan tersebut akan terwujud jika bahasa Indonesia telah digunakan sebagai alat komunikasi sesuai dengan kedudukan dan fungsinya. Namun, fakta yang ada saat ini menunjukkan kondisi yang sebaliknya. Peran bahasa Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan mulai tergeser bahkan tergusur oleh bahasa asing. Hal ini, misalnya, dapat dilihat pada berbagai media iklan, nama-nama usaha, dan siaran televisi kita. Globalisasi yang menawarkan isu

RANKING DAN NOMINATOR

 “Aduh, anak Ibu ranking berapa, ya?”, “Ayo, Sahata masih ranking satu?”. Pertanyaan semacam itu senantiasa dilontarkan Ibu kepada Sahata setiap akhir semester, ketika pembagian rapor tiba. Atau sebelum pertanyaan itu muncul, malah Sahata yang terlebih dulu melonjak girang dan berteriak: “Asyik! Bu, Sahata dapat ranking satu! Hore!”. Sahata memang anak yang cerdas. Kata ranking sudah sangat akrab di telinga kita. Anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar pun dengan