Upacara Kelahiran Pancasila 2019

Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan upacara peringatan hari lahir pancasila pada Hari Sabtu tanggal 1 Juni 2019. Bertempat di halaman Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, upacara kali ini diikuti oleh seluruh pegawai Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara. Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Kasubag Tata Usaha Ibu Yunita K.K Dien, S.S., M.Pd. Pemimpin Upacara Bapak Jahja Katiandaghao. Para CPNS selaku petugas upacara lainnya.

Penghormatan kepada Pembina Upacara Yunita K.K Dien, S.S., M.Pd

Tema Peringatan hari lahir pancasila Tahun 2019 kali ini adalah “Kita Indonesia, Kita Pancasila” Kasubag Tata Usaha Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara Ibu Yunita K.K Dien, S.S., M.Pd selaku pembina upacara menyampaikan sambutan  Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia yang diwakili Plt Bapak Hariyono.

Pengibaran bendera Merah Putih

Dalam isi sambutannya terdapat 2 point penting yang harus diingat dalam memperingati hari lahir pancasila ini. Pertama perdebatan tentang kelahiran pancasila sudah tidak diperlukan lagi, yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus menerus. Kedua yaitu Pancasila sebagai “leistars dinamis” diharapkan bisa memberikan energi positif bangsa, pancasila terus memberikan harapan untuk masa depan, khususnya dalam merealisasi visi dan misi Bangsa Indonesia.

Pembacaan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia yang diwakili Plt Bapak Hariyono

Dengan tema peringatan kelahiran pancasila tahun 2019 Kita Indonesia, Kita Pancasila adalah bagaimana membentuk sosok individu yang percaya diri, optimis dan penuh harapan dalam menatap masa depan sebagai bangsa yang maju, adil dan makmur.

Setelah Selesai Upacara Bendera dilanjutkan dengan foto bersama seluruh pegawai Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara.

Foto bersama pegawai Balai Bahasa Sulut

Upacara Kebangkitan Nasional 2019

Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan upacara memperingati hari Kebangkitan Nasional pada Hari Minggu tanggal 20 Mei 2019. Bertempat di halaman Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, upacara kali ini diikuti oleh seluruh pegawai Balai Bahasa dan Balai Arkeologi Provinsi Sulawesi Utara.

Pegawai Balai Bahasa Sulut dan Balai Arkeologi Sulut memberikan penghormatan kepada Pembina Upacara saat memasuki lapangan upacara
Pengibaran bendera Merah Putih

Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Kepala Balai Bahasa Sulawesi  Utara Bapak Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum. Pemimpin Upacara Bapak Jahja Katiandaghao. Para CPNS selaku petugas upacara lainnya.

Tema Peringatan 111 Tahun Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei 2019 adalah “Bangkit untuk Bersatu” Kepala Balai Bahasa Sulawesi  Utara Bapak Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum. selaku pembina upacara menyampaikan sambutan  Menteri Komunikasi dan Informatika RI Bapak Rudiantara.

Pembacaan Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Bapak Rudiantara oleh Kepala Balai Bahasa Sulut Supriyanto Widodo, S.S. M.Hum.

Dalam isi sambutannya diharapkan momen kebangkitan nasional ini bisa kembali menyatukan Bangsa Indonesia. Setelah proses pemilihan Umum  yang sedikit merenggangkan persatuan, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional, disematkan tema “Bangkit Untuk Bersatu“. Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia.

Setelah selesai Upacara Bendera dilanjutkan dengan foto bersama seluruh pegawai Balai Bahasa dan Balai Arkeologi Provinsi Sulawesi Utara.

Foto bersama pegawai Balai Bahasa Sulut bersama Balai Arkeologi Sulut

Sastrawan Masuk Sekolah SMP se-Kota Bitung 2019

Balai Bahasa Sulawesi Utara sukses menggelar kegiatan Sastrawan Masuk Sekolah se-Kota Bitung yang digelar pada tanggal 9-10 Mei 2019 di SMP Negeri 4 Bitung. Kegiatan tersebut menyajikan materi seputar bahasa dan sastra Indonesia. Kegiatan ini dalam rangka menyukseskan Gerakan Literasi Nasional (GLN).

Pembukaan Kegiatan Sastrawan Masuk Sekolah se-Kota Bitung 2019

Ahli bahasa dan sastrawan kenamaan menjadi narasumber dalam kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bitung, Julius Markus Ondang, S.Pd., M.Si.. Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum., sastrawan Tjahjono Widijanto, sastrawan Sovian Lawendatu, dan sastrawan Deisye Wewengkang menjadi narasumber.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bitung, Julius Markus Ondang membuka kegiatan Sastrawan Masuk Sekolah se-Kota Bitung

Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum., memberikan materi Kebijakan Bahasa dan Sastra Indonesia. Pada kesempatan yang berbeda, para sastrawan memberikan materi Khasanah Sastra Sulawesi Utara serta Proses Kreatif dalam Menulis dan Membaca Puisi.


Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum., memberikan materi

Penyampaian materi yang menarik dari narasumber membuat peserta makin bersemangat mengikuti kegiatan. Dalam kegiatan tersebut, semua peserta mendapat kesempatan untuk menulis dan membaca puisi.

Deisye Wewengkang, S.Pd., M.Pd., memberikan materi

Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum., mengungkapkan kegiatan Sastrawan Masuk Sekolah kali ini telah berlangsung sesuai harapan. Beliau juga berharap suatu saat nanti semua sekolah dapat memahami literasi baca tulis.

Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum., mengungkapkan kegiatan Sastrawan Masuk Sekolah kali ini telah berlangsung sesuai harapan

“Tujuan kita datang ke sekolah bersama sastrawan dengan tajuk kegiatan Sastrawan Masuk Sekolah sudah sesuai dengan apa yang kita harapkan. Mudah-mudahan hal ini dapat memicu sekolah-sekolah lain yang tidak kami datangi untuk mengadakan kegiatan semacam ini. Guru-guru yang mengikuti kegiatan ini dilatih dan tampil membawakan puisi yang mereka ciptakan sehingga mereka dapat mengajarkan ilmu yang didapat dari kegiatan ini kepada anak didiknya,” ungkap Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum., Jumat (10/5/2019).

“Suatu saat nanti diharapkan semua sekolah bisa memahami apa yang dimaksud literasi sekolah atau literasi baca tulis yang saat ini melalui kegiatan Sastrawan Masuk Sekolah yang dikhususkan untuk menciptakan pemahaman baca tulis,” tambah beliau.

Total sebanyak 80 peserta mengikuti kegiatan Sastrawan Masuk Sekolah. Mereka terdiri dari guru dan siswa SMP se-Kota Bitung.

Panitia dan Peserta Kegiatan Sastrawan Masuk Sekolah SMP se-Kota Bitung

Pertemuan Teknis Duta Bahasa Sulawesi Utara 2019

Kamis, 9 Mei 2019 Balai Bahasa Sulawesi Utara mengadakan pertemuan teknis pemilihan Duta Bahasa Sulawesi Utara Tahun 2019 di Aula Balai Bahasa Sulawesi Utara. Acara yang dihadiri 35 putra dan putri Sulawesi Utara ini dipandu Sri Diharti, S.S., M.Hum.

Sebelum acara, peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa. Acara selanjutnya berupa sambutan dari Yunita K. K. Dien, S.S., M.Pd. mewakili kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara yang sedang tugas luar. “Bapak kepala balai mengatakan kalian harus tetap semangat dalam mengikuti rangkaian acara ini dan semoga bisa ketemu langsung di kesempatan yang akan datang,” imbuhnya.

Yunita K. K. Dien, S.S, M.Pd. memberikan sambutan

Ketua panitia Pemilihan Duta Bahasa Sulawesi Utara Tahun 2019, Levrand Rurut, S.S., M.Pd. menjelaskan tentang tanggal penting acara pemilihan duta Bahasa. Acara selanjutnya berupa pembekalan tentang kebahasaan, public speaking, dan narkoba di Gramedia lantai 2 pada Selasa, 14 Mei 2019.

Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI) dan wawancara dilakukan sehari setelahnya. “Tes UKBI ini adalah syarat wajib bagi kalian agar bisa menjadi Duta Bahasa Nasional, nanti yang menang di sini akan dikirim ke Jakarta untuk mewakili Sulawesi Utara di tingkat nasional,” ujar Levrand Rurut, S.S., M.Pd.

Hasil tes 12 pasang finalis yang berhasil lanjut ke tahap final diumumkan Kamis, 16 Mei 2019. Esoknya selama dua hari, digelar tahap final di Star Square Manado yang terdiri dari acara pemaparan program kebahasaan, tes unjuk bakat, dan wawancara dari dewan juri.

Beberapa finalis Duta Bahasa tahun sebelumnya juga turut hadir untuk menyemangati dan berbagi pengalaman tentang pembuatan program kebahasaan yang pernah dilakukan. “Zaman saya dulu, saya mengadakan program kebahasaan yang saya beri nama Garasi, singkatan dari Gerakan Sadar Literasi, yang di dalamnya juga ada program Geulis, Gerakan Literasi Sekolah,” ucap Jovan Kuemba, Juara Duta Bahasa 2018. “Nantinya kami akan melakukan sosialisasi ke sekolah mulai TK hingga SMA  tentang Bahasa Indonesia yang baik dan benar,” imbuhnya.

Beberapa Finalis Duta Bahasa Sulawesi Utara yang ikut hadir (sebelah kanan)

Vaykel Mokobimbing, finalis Duta Bahasa lainnya, menambahkan bahwa program kebahasaan yang peserta lakukan harus sederhana tapi punya alasan yang kuat dan bermanfaat bagi orang lain.

Acara terakhir diadakan sesi tanya-jawab. Rachel, salah satu peserta, menanyakan tentang surat izin karena acara dilaksanakan pada hari jam aktif kuliah, serta ada tidaknya karantina. Sementara peserta lain, Bintang Mokodompit, menanyakan tentang perlunya keikutsertaan ulang tes UKBI jika sebelumnya sudah pernah tes.

Salah seorang peserta Rachel bertanya kepada Panitia Duta Bahasa Sulawesi Utara

Pertanyaan itu dijawab oleh Levrand Rurut S.S. M.Pd., yaitu Balai Bahasa siap membuatkan surat izin, sementara karantina tidak diadakan pada tahun ini.

“Untuk yang pernah ikut tes UKBI standar bisa dikirim ke Balai Bahasa dan tidak perlu ikut tes UKBI lagi, karena hasil tes UKBI tersebut bisa berlaku hingga 2 tahun dari tanggal pembuatan,” tambah Sri Diharti S.S., M.Hum.

Sri Diharti, S.S, M.Hum. memberikan penjelasan

Acara ditutup dengan foto bersama panitia dan peserta calon Duta Bahasa Sulawesi Utara Tahun 2019.

Foto bersama para calon finalis Duta Bahasa Sulawesi Utara 2019

Foto bersama para calon finalis Duta Bahasa Sulawesi Utara 2019

Kadera Bahasa Volume 10 Nomor 2

FUNGSI IDEASIONAL DALAM BAHASA KAILI: SEBUAH TINJAUAN LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL (IDEATIONAL FUNCTION IN KAILI LANGUAGE: A SYSTEMIC FUNCTIONAL LINGUISTICS VIEW)
Darmawati Majid Rosni

BAHASA PADA PAPAN PETUNJUK OBJEK WISATA DI YOGYAKARTA BERDASARKAN RANAH TEMPAT (LANGUAGE ON SIGNBOARD OF TOURISM OBJECT IN YOGYAKARTA BASED ON DOMAIN)
Wening Handri Purnami

ISTILAH KEKERABATAN DALAM MASYARAKAT BANYUWANGI (TERMS OF KINSHIP IN THE BANYUWANGI SOCIETY)
Puspa Ruriana

KESALAHAN BERBAHASA PEMELAJAR BIPA DI KBRI NEW DELHI (LANGUAGE ERROR OF BIPA STUDENTS IN KBRI NEW DELHI)
Lefrand Rurut

MAKNA BUDAYA DALAM MITOS DI MINAHASA (MEANING OF CULTURE IN MYTHS IN MINAHASA)
Nontje Deisye Wewengkang

Kadera Bahasa Volume 10 Nomor 1

VARIASI DAN RELASI SEMANTIS LEKSIKAL BAHASA SUNDA LULUGU: ANALISIS DIAKRONIS DATA LINGUAL (LULUGU’S VARIATIONS AND LEXICAL SEMANTIC RELATIONSHIPS LULUGU: DIACHRONIC ANALYSIS OF LINGUAL DATA)
Winci Firdaus

BUDAYA OJIGI DALAM KEHIDUPAN ORANG JEPANG DEWASA INI (THE MEANING OF OJIGI CULTURE IN JAPANESE LIFE TODAY)
Elvie N. Piri

SIKAP MASYARAKAT TERHADAP BAHASA IBUNYA: DAYAK LENGILU, BENGGOI, DAN PAKKADO (SOCIETY ATTITUDE TOWARDS MOTHER TONGUE: DAYAK LENGILU, BENGGOI, AND PAKKADO)
Mardi Nugroho

BAHASA DALAM KUMPULAN PUISI QASIDAH JERUJI NURANI KARYA M. ROIS RINALDI (STYLISTICS IN GROUPING POETRY QASIDAH JERUJI NURANI BY M. ROIS RINALDI)
Adek Dwi Oktaviantina

KISAH PUTERI CINDERELLA DAN 18 DONGENG TERKENAL LAINNYA: MENGGALI POTENSI ANAK MELALUI BUKU BACAAN (KISAH PUTERI CINDERELLA DAN 18 DONGENG TERKENAL LAINNYA: EXPLORING THE POTENTIAL OF CHILDREN THROUGH READING BOOKS)
Derri Ris Riana

Pentas Sastra 2019 Balai Bahasa Sulawesi Utara

Sabtu, 4 Mei 2019, Balai Bahasa Sulawesi Utara kembali menggelar Pentas Sastra 2019. Pementasan drama berjudul “Suara-Suara Mati” adaptasi naskah Manuel Van Loggem ini dilaksanakan di Aula Balai Bahasa Sulawesi Utara. Pementasan tersebut dibawakan oleh Sanggar Rumah Peran Bitung.

Nontje Deisye Wewengkang, M.Pd. membuka Pentas Sastra 2019

Sebelum pementasan dimulai, sastrawan Aldes Sambalao membacakan puisi berjudul “Perempuan yang Tergusur” karya W. S. Rendra. Setelah itu, sastrawan Alfaritz Ken Oroh membacakan puisi berjudul “Matinya Sang Aktor” karya Achi Breyvi Talanggai.

sastrawan Aldes Sambalao membacakan puisi berjudul “Perempuan yang Tergusur”
sastrawan Alfaritz Ken Oroh membacakan puisi berjudul “Matinya Sang Aktor”

Kepala Badan Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum., hadir dan memberikan sambutan dalam acara tersebut. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa Balai Bahasa Sulawesi Utara sangat mengapresiasi geliat sastra yang ada di seluruh Provinsi Sulawesi Utara dan Balai Bahasa Sulawesi Utara siap memberikan wadah sebagai tempat untuk melaksanakan pentas agar sastra tetap berjaya dan bisa tetap digemari oleh generasi muda.


Kepala Badan Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum., memberikan sambutan dalam Pentas Sastra 2019.

“Ini adalah pementasan yang rutin kami adakan tiap tahun. Pada tahun ini kami bekerja sama dengan 7 sanggar yang nantinya dijadwalkan bergantian tampil dalam acara pementasan sastra tersebut,” ujar Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum. “Pementasan sastra malam ini adalah kali kedua untuk tahun ini. Pentas pertama digelar di luar balai bahasa,” imbuhnya.

Penanggung jawab Sanggar Rumah Peran Bitung, Servie Kamagi, mengucapkan terima kasih atas perhatian Balai Bahasa Sulawesi Utara terhadap sanggar sastra yang ada di Sulawesi Utara. “Terima kasih kepada Balai Bahasa Sulawesi Utara yang tetap semangat mengapresiasi dan memberikan wadah bagi kami untuk tampil,” ujar Servie Kamagi.

Penanggung jawab Sanggar Rumah Peran Bitung, Servie Kamagi, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Balai Bahasa Sulawesi Utara terhadap sanggar sastra yang ada di Sulawesi Utara

“Tahun lalu kami juga tampil pertama kali di balai bahasa ini, tahun ini juga kami tampil yang pertama di balai bahasa ini, karena kami sudah menganggap Balai Bahasa Sulawesi Utara ini sebagai rumah kita bersama,” imbuh Servie.

Drama “Suara-Suara Mati” yang diperankan oleh Hanung Prabowo, Dea Tobing, Richardo Pangalerang, dan Ricky Tinangon itu berkisah tentang suami dan istri yang selalu saling curiga karena cemburu. Konflik semakin menjadi ketika seorang sahabat datang dan ternyata menaruh perasaan pada sang istri.

pentas drama “Suara-Suara Mati”

Setelah drama tersebut ditampilkan, acara diakhiri dengan ulasan dari penulis kumpulan puisi Solilokui, Achi Breyvi Talanggai. Menurutnya penampilan teater dari Rumah Peran Bitung malam ini sangat bagus, mulai dari aktor dan pencahayaan semuanya bagus. Untuk kejutan-kejutan ceritanya juga sangat tidak tertebak.

penulis kumpulan puisi Solilokui, Achi Breyvi Talanggai menyampaikan ulasannya

“Awalnya saya mengira tadi ada kesalahan, ternyata itu adalah bagian dari kejutan cerita, bagus sekali,” puji Achi. “Untuk penampilan sastra yang diadakan selanjutnya saya harapkan juga akan sebagus ini atau bahkan lebih bagus lagi,” pungkas Achi.

Daftar Bandar Togel Slot Online Terpercaya 2022

togel online

bandar togel

situs togel online

10 Daftar Situs Slot Terpercaya Dijamin VIP

online togel

judi togel online

situs slot online

slot online

togel terpercaya di batam

heromedia

Togel Online Terlengkap dan Terpercaya 2022

togel online

online togel

www togel online com

togel online terpercaya

daftar togel online terpercaya

daftar togel online