Lokakarya Kosakata Bahasa Daerah Tahun 2024

Lokakarya Kosakata Bahasa Daerah Tahun 2024 baru saja usai digelar oleh Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara. Lokakarya Kosakata merupakan tahapan kedua dari Kegiatan Pengayaan Kosakata yang dilaksanakan oleh Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Perkamusan dan Peristilahan, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak hari Rabu—Jumat, 19—21 Juni 2024 di Hotel Luwansa, Manado.

Tahapan pertama dari Pengayaan Kosakata, yakni Inventarisasi Kosakata Bahasa Daerah telah dilaksanakan oleh Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara pada awal tahun 2024. Data kosakata hasil inventarisasi tersebut diverifikasi oleh sejumlah narasumber sekaligus penutur jati dalam Lokakarya Kosakata ini.

Bahasa yang difokuskan untuk kegiatan Pengayaan Kosakata Bahasa Daerah Tahun 2024, yakni bahasa Minahasa Tonsawang, bahasa Minahasa Tonsea, bahasa Minahasa dialek Tolour, dan bahasa Minahasa dialek Tombulu. KKLP Perkamusan dan Peristilahan berfokus untuk menuntaskan inventarisasi kosakata pada bahasa-bahasa di wilayah Minahasa setelah sebelumnya telah melakukan inventarisasi kosakata bahasa Minahasa dialek Tountemboan, bahasa Pasan, bahasa Ponosakan. Bahasa-bahasa ini telah dipetakan dalam Peta Bahasa yang disusun oleh Tim Pemetaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Peta bahasa ini dapat diakses pada laman https://petabahasa.kemdikbud.go.id.


Kegiatan Lokakarya Kosakata Bahasa Daerah Tahun 2024 berfokus pada verifikasi data kepada para narasumber. Data hasil inventarisasi kosakata yang sudah dikumpulkan oleh Tim Kosakata diverifikasi bersama para narasumber yang hadir. Lokakarya kali ini dikelompokkan ke dalam empat kelompok diskusi terpumpun dengan dua bahasa dan dua dialek, yakni kelompok bahasa Minahasa Tonsawang, kelompok bahasa Minahasa Tonsea, kelompok bahasa Minahasa dialek Tolour, dan kelompok bahasa Minahasa dialek Tombulu. 

Lokakarya Kosakata ini dihadiri oleh para narasumber sekaligus penutur jati yang berasal dari akademisi, komunitas pegiat bahasa daerah, pekamus, budayawan, dan petani. Selama tiga hari kelompok-kelompok bahasa didampingi oleh masing-masing anggota Tim Kosakata membahas data kosakata satu demi satu dan memverifikasinya kepada narasumber pembanding, baik ketepatan pelafalan, kelengkapan makna, dan keterangan lainnya yang diperlukan terkait dengan kosakata.

Kegiatan lokakarya ini dilaksanakan selama tiga hari, dimulai sejak hari Rabu—Jumat, 19—21 Juni 2024. Para narasumber sekaligus penutur jati berasal dari akademisi, komunitas pegiat bahasa daerah, pekamus, budayawan, dan petani diundang hadir untuk memverifikasi data kosakata yang telah diinventarisasi sebelumnya.

Lokakarya Kosakata merupakan tahapan kedua dari rangkaian kegiatan Pengayaan Kosakata. Tahapan ketiga sekaligus akhir dari rangkaian Pengayaan Kosakata, yaitu Sidang Kosakata Bahasa Daerah (SKBD). Tahapan akhir ini merupakan penentuan data kosakata bahasa daerah dapat masuk menjadi warga Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). SKBD menjadi muara dari rentetan kegiatan kosakata untuk menghasilkan entri yang bernas dan bermanfaat. Semoga kosakata bahasa daerah dari wilayah Sulawesi Utara dapat terekam sebagai pemerkaya kosakata bahasa Indonesia dalam KBBI. Amin.


Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara mempunyai tugas pokok, yakni tugas melaksanakan pelindungan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra Indonesia khususnya di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

Statistik Kunjungan
    Hari Ini: 996 Pengunjung
    Bulan Ini: 11734 Pengunjung
    Total Kunjungan: 135554 Pengunjung
Kontak Kami
Media Sosial
Selamat Datang di Website Resmi Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara - Kami Siap Melayani Anda!