Gerakan Cinta Bahasa Indonesia 2018

Gerakan Cinta Bahasa Indonesia adalah gerakan untuk mengajak seluruh masyarakat terutama  masyarakat Sulawesi Utara untuk menggunakan Bahasa Indonesia dipelbagai bidang pekerjaan.  Balai Bahasa Sulawesi Utara menggelar kegiatan Gerakan Cinta Bahasa Indonesia dengan mengusung tema “Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik.”  Kegiatan ini berlangsung dari pukul 6.30 dengan berbagai kegiatan seperti Zumba, Gelar Wicara, dan pembagian stiker. Kegiatan tersebut menghadirkan hiburan Tarian Kabasaran dan dua musikalisasi puisi. Peserta kegiatan tersebut berasal dari berbagai kalangan, duta bahasa, mahasiswa, guru, birokrat, sastrawan, siswa, dan pemerhati bahasa.

Gelar wicara menghadirkan pembicara Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulutenggo, Bapak Apolos Marisan, Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Bapak Feri Sangian, dan Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo.

Ketiga pembicara sangat memperhatikan pemartabatan Bahasa Indonesia di ruang publik khususnya di Sulawesi Utara yang sampai sekarang ini masih banyak menggunakan bahasa asing.

Diskusi Kelompok Terpumpun Kebahasaan

Balai Bahasa Sulawesi Utara mengadakan “Diskusi Kelompok Terpumpun Kebahasaan” tentang literasi baca tulis sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Utara. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Kepala Balai, Supriyanto Widodo, mewakili Unima, Ruth Paath, mewakili Unsrat, Djein Imbang, mewakili RRI, James A., mewakili guru, Kusnan.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun pendapat dari berbagai kalangan, baik akademisi, guru, wartawan, maupun pemangku kepentingan guna memajukan mutu pendidikan di Sulawesi Utara.

 

Seminar Kebahasaan dan Kesastraan 2018

Seminar Kebahasaan dan Kesastraan dengan tema ”Menjayakan Bahasa dan Sastra Indonesia”.

Seminar ini diadakan di Hotel Four Points.  Peserta seminar dari pelbagai kalangan seperti akademisi, agamawan, guru, mahasiswa, jurnalis, birokrat, dan pelajar. Seminar ini menghadirkan tiga orang pemateri, yaitu Supriyanto Widodo, Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Prof. Martha Salea-Warouw, Akademisi, dan Reiner Emyot Ointoe, Fiksiwan.

 

 

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan hadiah pemenang Festival Musikalisasi, Festival Teater, Lomba Baca Puisi, dan Sayembara Penulisan Cerita Pendek.

Seminar ini berlangsung pada tanggal 24 Oktober 2018. Tujuan seminar ini, menurut Ketua Panitia, Lefrand Rurut, untuk menumbuhkan sikap positif, memartabatkan dan menjayakan bahasa dan sastra Indonesia.

 

Hasil Festival Teater SLTA 2018

 

Tiga hari pelaksanaan Festival Teater SLTA Se-Provinsi Sulawesi Utara.  Kegiatan ini diawali dengan penyerahan Piala Bergilir Kepala Balai Bahasa Sulut dari Kepala MAN 1 Kotamobagu kepada Kepala Balai Bahasa Sulut.  Lima penampil di hari pertama dan Team MAN 1 Kotamobagu sebagai penampil pertama di hari pertama.

Lima penampil di hari kedua dan enam penampil di hari ketiga.

Dewan Juri yang terdiri atas Reiner Ointoe, Jhon Piet Sondakh, dan Servie Kamagi memutuskan pemenang utama dan pemenang kategori.

Pemenang Grup

1. SMA Eben Haezar Manado
2. SMA Negeri 1 Tondano
3. SMA Negeri 3 Tondano
4. SMK Negeri 4 Manado
5. SMA Negeri 7 Manado
6. SMA Negeri 2 Tahuna

Pemenang Kategori

Pemeran Pria Terbaik Tokoh Profesor dalam Pelajaran dari SMA 3 Tondano,

Pemeran WAnita Terbaik Aimee dalam Cermin Retak SMAN 7 Manado,

Pembantu Pria Terbaik Rukuana dalam Pinangan SMAN 1 Tondano,

Pembantu Wanita Terbaik P-Tua dalam Sumur Tanpa Dasar SMAN 2 Tahuna,

Artistik dan Sutradara Terbaik Anak-anak Jerusalem SMA Kristen Eben Haezar,

Poster Jeritan Indonesiaku SMA Theodorus Kotamobagu.

Festival Musikalisasi Puisi SLTA 2018

Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara membuka kegiatan Festival Musikalisasi Puisi Tingkat SLTA 2018.  Kegiatan ini diikuti oleh 28 sekolah dengan total grup peserta sebanyak 35 grup. Ketua Panitia Marike I. Onsu menyatakan total hadiah 27 juta rupiah.  Kegiatan ini berlansung selama dua hari selasa dan rabu, bertempat di Aula DPRD Lama. Juri di kegiatan ini terdiri atas Juri dari Badan Bahasa, Nurweni Sapta Wuliandari, Ketua Dewan Kesenian, Rahadi Gedoan, dan Kepala Balai Bahasa Sulut, Supriyanto Widodo.     Juri menendatangani pakta integritas guna menjamin keobjektivan penilaian juri.  Penampil pertama adalah SMK Negeri 7 Manado sedangkan penampil kedua diundi oleh penampil pertama, yaitu SMA Negeri 4 Manado.

Pertemuan Teknis Pertama Festival Teater 2018

Pertemuan Teknis Pertama Festival Teater Tingkat SLTA 2018 Balai Bahasa Sulawesi Utara diadakan di Aula Balai Bahasa Sulut lantai tiga. Pendaftaran terakhir dan pertemuan teknis pertama diaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2018. Sepuluh sekolah menghadiri pertemuan tersebut.  Tiga orang Juri Festival Teater, Reiner Ointoe, Jhon Piet Sondakh, dan Servie Kamagi  hadir untuk menyampaikan kriteria penilaian mereka.   Pada kesempatan tersebut para juri menandatangani pakta integritas untuk menjamin penilaian secara profesional.

Ketua Juri, Reiner Ointoe sedang menerangkan kriteria penilaian dalam Festival Teater 2018.

Ketua Panitia, Anas Y. Nurdin sedang menerangkan ketentuan umum festival.

Peserta sedang mengisi daftar hadir.

Pendaftaran di tutup dengan mendapatkan 27 pendaftar dari 27 sekolahh dari pelbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara, seperti Kota Manado, Kota Kotamobagu, Kota Bitung, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, dan Sangihe.  Peserta akan mencabut undi pada pertemuan teknis kedua Jumat, 28 September 2018, pukul 13.00.

Daftar Bandar Togel Slot Online Terpercaya 2022

togel online

bandar togel

situs togel online

10 Daftar Situs Slot Terpercaya Dijamin VIP

online togel

judi togel online

situs slot online

slot online

togel terpercaya di batam

heromedia

Togel Online Terlengkap dan Terpercaya 2022

togel online

online togel

www togel online com

togel online terpercaya

daftar togel online terpercaya

daftar togel online