Pojok Bahasa

Di Sini Rinduku Tuntas

Buku Di Sini Rinduku Tuntas, Antologi Cerita Pendek Bengkel Sastra 2019 merupakan buku yang berisi cerita-cerita pendek karya dari para guru dan para siswa peserta Bengkel Sastra Penulisan Kreatif Tahun 2019. Mereka dilatih oleh Yanusa Nugroho, seorang sastrawan nasional, cerpenis dengan banyak karya dan penghargaan. Ia didampingi oleh sastrawan daerah yang juga mumpuni, yakni Hamri Manoppo, Fredy Sreudeman Wowor, dan Jenry Koraag, serta pegawai Balai Bahasa Sulawesi Utara, yakni Oldrie

Seminar Nasional Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2019

Pada hari Kamis (24/10/2019) Balai Bahasa Sulawesi Utara kembali melaksanakan Seminar Nasional Bulan Bahasa dan Sastra di Hotel Gran Puri Manado dengan tema Membangun Identitas Bangsa dari Keragaman Bahasa dan Sastra. Dalam seminar ini, Dr. Djeinnie Imbang, M.Hum. hadir sebagai moderator, Drs. Alex John Ulaen, D.Ea. dan Dr. Ninny Susanti, M.Hum. sebagai narasumber untuk memberikan materi. Selain moderator dan narasumber, hadir juga peserta dari kalangan siswa dan guru dari berbagai

Pentas Sastra “Nyanyian Angsa Merdu” di Balai Bahasa Sulawesi Utara

Balai Bahasa Sulawesi Utara kembali menggelar Pentas Sastra, Sabtu, 31 Agustus 2019. Drama “Nyanyian Angsa” karya Anton Pavlovich Chekhov ditampilkan di Aula Balai Bahasa Sulawesi Utara. Pementasan tersebut dibawakan oleh Teater Wale Kofi Esa. Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Bahasa Sulawesi Utara, Yunita K.K. Dien, S.S., M.Pd., hadir dan memberikan sambutan dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa Balai Bahasa Sulawesi Utara sangat mengapresiasi perkembangan sastra yang ada di

AWAK MEDIA TERIMA PENYULUHAN BAHASA INDONESIA

Balai Bahasa Kalimantan Tengah menggelar penyuluhan Bahasa Indonesia kepada awak media di wilayah setempat. Kegiatan tersebut berlangsung di Fovere Hotel Palangka Raya mulai 7 sampai dengan 9 Februari 2017. Kepala Balai Bahasa Kalteng Haruddin M.Hum dalam sambutannya mengatakan semua sudah mahir bahasa Indonesia, tapi tingkat kemahiran seseorang dapat dilihat dari tulisan yang dilempar ke masyarakat. “Kalangan awak media mungkin menilai sudah baik dan benar dalam penulisan, sedangkan kalangan ahli bahasa

Balai Bahasa : 37 Ragam Bahasa Dayak Kalteng Masih Eksis

KBRN, Palangkaraya : Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menemukan setidaknya 37 ragam bahasa Dayak di Provinsi Oloh Itah. Ragam bahasa ini belum termasuk bahasa yang dibawa oleh kaum pendatang dari luar Kalteng seperti bahsa serapan Banjar, Jawa, Sunda, Batak dan sebagainya. Demikian disampaikan salah seorang peneliti Balai Bahasa Kalteng, Basori kepada RRI belum lama ini terkait perkembangan bahasa suku Dayak Kalimantan Tengah . Peneliti bahasa ini menjelaskan bahasa merupakan identitas

Balai Bahasa Inginkan UKBI menjadi Syarat Penerimaan CPNS

BORNEONEWS, Palangka Raya – Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menginginkan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) menjadi salah satu syarat penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indonesia. Hal ini diungkapkan Haruddin, Kepala Balai Bahasa Kalteng saat membuka Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Awak Media se-Provinsi Kalimantan Tengah sejak tanggal 7 hingga 9 Maret 2017 di Hotel Fovere Palangka Raya. “Saat penerimaan CPNS sebenarnya kita berharap ada UKBI. Ini kebijakan Balai Bahasa,

BAHASA ASING PADA PAPAN NAMA USAHA

Bahasa Indonesia diharapkan dapat menjadi tuan rumah di negara sendiri. Harapan tersebut akan terwujud jika bahasa Indonesia telah digunakan sebagai alat komunikasi sesuai dengan kedudukan dan fungsinya. Namun, fakta yang ada saat ini menunjukkan kondisi yang sebaliknya. Peran bahasa Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan mulai tergeser bahkan tergusur oleh bahasa asing. Hal ini, misalnya, dapat dilihat pada berbagai media iklan, nama-nama usaha, dan siaran televisi kita. Globalisasi yang menawarkan isu

RANKING DAN NOMINATOR

 “Aduh, anak Ibu ranking berapa, ya?”, “Ayo, Sahata masih ranking satu?”. Pertanyaan semacam itu senantiasa dilontarkan Ibu kepada Sahata setiap akhir semester, ketika pembagian rapor tiba. Atau sebelum pertanyaan itu muncul, malah Sahata yang terlebih dulu melonjak girang dan berteriak: “Asyik! Bu, Sahata dapat ranking satu! Hore!”. Sahata memang anak yang cerdas. Kata ranking sudah sangat akrab di telinga kita. Anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar pun dengan

Program Penulisan Mastera: Novel, Wahana Tingkatkan Kreativitas Penulis Muda Asia Tenggara

Cianjur — Program Penulisan Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) sangat berpotensi untuk meningkatkan kreativitas penulis-penulis muda di Asia Tenggara khususnya negara anggota Mastera. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pelaksana dan Sekretaris Mastera Indonesia, Dr. Ganjar Harimansyah mewakili Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang berhalangan hadir saat membuka Program Penulisan Mastera: Novel di Hotel Yasmin, Cianjur, Jawa Barat, Minggu, 7 Agustus 2016. Selanjutnya, Ganjar menambahkan bahwa salah satu hal terpenting

Mastera Gandeng Sastrawan Dorong Penulis Muda Tingkatkan Kreativitas

Cianjur — “Sastrawan itu tidak kalah penting dari insinyur, ekonom, bahkan politikus. Indonesia sudah terlalu lama menafikan kesusastraan, pada masa lalu para sastrawan itu membangun bangsa, dan sekarang ini di Indonesia banyak orang pandai tetapi kurang sensitif,” tutur Ahmad Tohari, sastrawan dan penulis novel yang menjadi pembimbing pada kegiatan Program Penulisan Mastera: Novel di Hotel Yasmin, Cianjur, Jawa Barat, Minggu malam, 7 Agustus 2016. “Melalui sastra, kita bisa membangun perasaan