Antusiasme Peserta Bengkel Sastra Penulisan Kreatif Bagi Guru dan Siswa SLTA Se-Kota Tomohon Tahun 2020

Pada tanggal 11–13 Maret 2020 Balai Bahasa Sulawesi Utara melaksanakan Bengkel Sastra Penulisan Kreatif Bagi Guru dan Siswa SLTA Se-Kota Tomohon Tahun 2020. Sebanyak 50 orang berpartisipasi dalam kegiatan ini.

sambutan dari Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa memberikan sambutan.

Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya tiga stanza oleh seluruh peserta, panitia, undangan, dan narasumber. Setelah itu, dilajutkan dengan sambutan dari Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum. Kemudian, kegiatan dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa.

Yanusa Nugroho, S.S. memberikan materi
Fientje Watak, S.Pd., M.Pd. memberikan materi
Jeannie Lesawengan, S.S., M.Hum. memberikan materi

Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Yanusa Nugroho, S.S., Fientje Watak, S.Pd., M.Pd., dan Jeannie Lesawengan, S.S., M.Hum. Ketiga narasumber memberikan materi-materi yang menjelaskan cara membuat sebuah penulisan kreatif yang baik. Adapun materi yang diberikan yaitu, Menulis Cerpen, Membuat Cerita Rakyat, serta Penulisan dan Penyuntingan. Di hari selanjutnya, para peserta diminta untuk membuat suatu karya tulis kreatif sambil dibimbing oleh narasumber.

Kegiatan membuat karya tulis kreatif dibimbing oleh narasumber

Kegiatan yang berlansung selama 3 hari ini berjalan dengan baik dan mendapatkan antusiasme dari para peserta. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan lagi di Kota Tomohon.

Foto bersama dengan peserta kegiatan

Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Guru SD dan Guru SLTP Nonbahasa di Kota Tomohon Tahun 2019

Balai Bahasa Sulawesi Utara sukses melaksanakan Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi guru SD dan guru SLTP non bahasa se-Kota Tomohon. Kegiatan digelar selama tiga hari, dimulai pada tanggal 18 sampai dengan 20 September 2019. Sebanyak 50 peserta yang terdiri guru SD dan SLTP di Kota Tomohon memberikan partisipasi yang sangat baik selama kegiatan berlangsung.

Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum. memberikan sambutan
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan sambutan

Pada kegiatan penyuluhan tersebut, berbagai materi penyuluhan bahasa disampaikan. Materi penyuluhan yang disampaikan di antaranya; materi Kebijakan Kebahasa dan Kesastraan Indonesia, Ejaan Bahasa Indonesia, Diksi Bahasa Indonesia, Kalimat Bahasa Indonesia, Paragraf Bahasa Indonesia, serta Bahasa Indonesia dalam Persuratan.

Marike Ivone Onsu, S.S., M.Hum. menyampaikan materi penyuluhan
Anas Y. Nurdin, S.S., M.Hum. menyampaikan materi penyuluhan

Kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi guru SD dan guru SLTP non bahasa se-Kota Tomohon mendapat apresiasi yang baik. Peserta berharap kegiatan seperti ini sering dilakukan di Kota Tomohon.

Antusiasme di Penyuluhan BI dan Sosialisasi UKBI Tomohon

Balai Bahasa Sulawesi Utara kembali mengadakan Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Guru SD, SLTP, dan SLTA di Kota Tomohon. Kegiatan ini berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Tomohon, Dr. Juliana Dolvin Karwur, M.Kes., M.Si. memberikan arahan dan membuka kegiatan dengan resmi.

Koordinasi yang baik dengan kedua instansi tersebut membuat jumlah peserta yang diundang tercapai sejumlah 80 peserta. Peserta-peserta tersebut hadir di hari pertama kegiatan. Peserta menunjukkan antusiasme mereka terhadap kegiatan ini.

Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum. mengalungkan tanda peserta pada pembukaan kegiatan.

Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan secara bersama-sama lagu Indonesia Raya dalam tiga stanza yang dipandu oleh seorang peserta. Ketua Panitia, Anas Y. Nurdin, S.S., M.Hum. menyampaikan laporannya tentang sasaran, tujuan, dan hasil yang diharapkan dengan kegiatan ini.

Rapat panitia sebelum pelaksanaan kegiatan.

Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum. menyampaikan sambutannya kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan membuka kegiatan secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon, Dr. Juliana Dolvin Karwur, M.Kes., M.Si.

Supriyanto Widodo, S.S., M.Hum. menyuluh kebijakan bahasa dan ejaan.

Peserta terdiri atas 49 guru SD, sembilan guru SLTP, dan 20 guru SLTA serta dua pengawas SLTP ikut sebagai peserta. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Materi kebijakan bahasa dan ejaan di hari pertama menjadi marak dengan pertanyaan.

Peserta bertanya pada hari pertama

Hari kedua diisi dengan materi bentuk dan pilihan kata dan materi kalimat. Pemateri di hari kedua ini adalah Marike Ivone Onsu, S.S., M.Hum. Keingintahuan peserta makin tinggi dengan dua materi ini. Delapan jam penyajian materi dianggap masih kurang oleh peserta karena masih ada pertanyaan yang belum terjawab.

Marike I. Onsu, S.S., M.Hum. menyajikan dua materi.

Hari ketiga merupakan hari terakhir penyuluhan, materi yang disajikan makin berat, yakni paragraf dan bahasa persuratan. Oldrie Sorey, M.Pd. menjadi pemateri di dua mata suluh tersebut. Pertanyaan makin banyak karena materi ini menyentuh ke kehidupan para peserta.

Oldrie Sorey, M.Pd. menyuguhkan materi paragraf dan bahasa persuratan.

Hari terakhir kegiatan merupakan implementasi dari tiga hari penyuluhan bahasa Indonesia, yaitu sosialisasi uji kemahiran berbahasa Indonesia. Pemateri sosialisasi adalah Jeannie Lesawengan, S.S., M.Hum. Setelah selesai penyampaian materi sosialisasi dilanjutkan dengan uji kemahiran berbahasa Indonesia yang diikuti 76 peserta.

Peserta menyimak materi sosialisasi UKBI

Kegiatan ini ditutup oleh Kepala Seksi SMK/GTK Cabang Dinas Pendidikan Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa. Peserta mengapresiasi kegiatan ini dengan mengharapkan kegiatan seperti ini sering dilakukan di Kota Tomohon.

Sekolah di Tomohon didatangi Sastrawan

Sastrawan Masuk Sekolah (SMS) diadakan di Kota Tomohon. Kegiatan ini menghadirkan empat orang narasumber, baik lokal maupun nasional. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, hari pertama menerima materi dan hari kedua praktik penulisan dan pembacaan karya yang dihasilkan.

Kepala Balai Bahasa Sulut, Supriyanto Widodo memberi sambutan pada pembukaan SMS.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Nasional, Dr. Juliana D. Karwur, M.Kes., M.Si. Peserta kegiatan in terdiri atas guru dan siswa tingkat SD dan SLTP se Kota Tomohon. Pelaksanaan kegiatan ini tanggal 21-22 Februari 2019 di SMP Katolik Don Bosco Tomohon.

Kepala Dinas Diknas, Juliana D. Karwur membuka kegiatan secara resmi.

Sastrawan yang didatangkan adalah Agusri Danar Dono, M.Hum. Sastrawan Jakarta, Rahadi Gedoan, S.S. Sastrawan Manado, dan Nontje Deisye Wewengkang, M.Pd. Sastrawan Manado sekaligus pegawai di Balai Bahasa Sulawesi Utara.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, kemudian dibuka dengan resmi oleh Kadis Diknas Tomohon, Dr. Juliana D. Karwur, M.Kes., M.Si. Para peserta diberi tanda peserta oleh secara simbolik kepada dua orang yang telah ditujunjuk oleh panitia.

Kadis Diknas Tomohon mengalungkan tanda peserta.
Kepala Balai Bahasa Sulut memberikan tanda pengenal kepada peserta.

Para peserta menerima materi dari Kepala Balai Bahasa tentang Kebijakan Bahasa dan Sastra, kemudian dilanjutkan dengan materi tentang pengenalan puisi, pembuatan puisi, dan pembaccan puisi dari ketiga sastrawan yang ada.

Agusri Danar Dono sedang memaparkan materinya.
Deisye Wewengkang menjelaskan materinya.
Rahadi Gedoan menjelaskan materinya sambil duduk.

Para peserta sangat antusias dalam menerima semua materi yang dipaparkan oleh empat narasumber.

Peserta sedang asik menyimak materi.

Hari kedua tidak kalah serunya karena diisi dengan praktik langsung cara pembuatan puisi dan cara pembacaan puisi oleh para sastrawan.

Agusri Danar Dono berbagi dengan peserta guru.
Deisye Wewengkang bergembira dengan peserta siswa SD.
Rahadi gedoan sedang serius bersama dengan peserta siswa SMP.

Kegiatan ini mengenalkan kepada peserta guru dan siswa bagaimana karya sastra dibuat dan karya sastra diapresiasi. Kegiatan ini bertujuan agar karya sastra dapat dibuat, dibaca, dan dihargai.

Daftar Bandar Togel Slot Online Terpercaya 2022

togel online

bandar togel

situs togel online

10 Daftar Situs Slot Terpercaya Dijamin VIP

online togel

judi togel online

situs slot online

slot online

togel terpercaya di batam

heromedia

Togel Online Terlengkap dan Terpercaya 2022

togel online

online togel

www togel online com

togel online terpercaya

daftar togel online terpercaya

daftar togel online